Pages

Showing posts with label petuah. Show all posts
Showing posts with label petuah. Show all posts

Friday, March 2, 2012

Refleksi Diri: Langkah Untuk Dapat Menjadi Sesuatu

ahaha.. Lama tampaknya tidak gw tengok gw punya blog ini rupanya hehe. Gak terasa sekarang sudah tiga minggu di Jakarta, dan terakhir gw ngupdate blog gw ini di pekan gw tinggal di Makassar. Well, motivasi gw nulis blog malam ini sebetulnya pengen sharing aja apa yang gw pikirin selama beberapa pekan kepulangan gw di rumah ini lagi.

Sampai dan pulang kembali kerumah dengan seberkas ijazah, hmm.. Tampaknya memang seseorang dalam menentukan langkah hidupnya tidak hanya sekedar mengerjakan dan melewatkan waktu secara formalitas aja, tapi perlu yang dinamakan visi yang cermat. Ya, memang semenjak kelulusan gw beberapa bulan lalu sebagai sarjana hukum gw di gelayuti (apalah ini bahasanya) dengan kegundahan, akan kemana kaki ini melangkah.

Tiga pekan sudah gw melewatkan waktu dengan terus berfikir, berfikir jauh tanpa berani melangkah, melangkah kemana? harusnya melangkah kepada sebuah keputusan, mau jadi apa gw selanjutnya. Tentunya keputusan ini bukanlah sebuah keputusan yang bisa gw ambil dengan sendirinya, perlu adanya dukungan dan dorongan moral dan doa dari orang tua. Sejatinya sebagai seorang sarjana hukum sudah seyogyanya dengan mudah gw bisa menentukan pilihan untuk bisa menjadi seorang praktisi hukum. Ya, bisa jadi hakim, jaksa, ataupun pengacara.

Jadi masalahnya dimana? apa sulitnya menentukan pilihan dan mulai melangkah? Sulitnya adalah ketika gw masih ragu, apakah gw cukup siap untuk memulai kepada sebuah rutinitas baru, rutinitas formal yang menuntut professionalisme tinggi, pakaian berdasi, rambut tercukur rapi. Sebetulnya ini bukan sebuah masalah, hanya saja masalahnya adalah kapan gw akan melangkah keluar dari "green zone" gw saat ini dan mencapai turning point dimana gw akan memulai karir gw pada sebuah tempat.

Dan gw rasa waktu terus berjalan dengan begitu cepat meninggalkan gw dengan pikiran dan pikiran yang terus dipikirkan tanpa membuat sebuah lompatan besar dalam hidup gw. Dengan tulisan ini gw cuma mau merefleksikan diri, sudah waktunya untuk melakukan langkah konkrit, dimulai dari akhir dari tulisan ini.

Wasalam. Ciao :D

Friday, January 6, 2012

Yang Seperti Apakah Manusia Yang Sempurna (Insan Kamil) Itu?


Kadang ketika kita berfikir, apa arti hidup ini, dan untuk apa tujuan kita diciptakan oleh Tuhan? Pertanyaan-pertanyaan yang seperti ini kadang terlintas di benak gw. Orang bilang hidup itu tujuan nya adalah untuk bisa menjadi orang yang berguna, orang yang bermanfaat orang yang begini, orang yang begitu, jadi orang dan bla bla bla. Terus orang yang telah mencapai cita-citanya atau tujuan hidupnya yang berbeda-beda itu bisa dikatakan orang yang sempurna?

Di HMI gw sering denger orang bilang atau liat orang nulis di spanduk tema acara kegiatan, tentang suatu kata yang disebut, Manusia yang Sempurna atau dalam bahasa lainnya yang sering juga gw liat adalah Insan Kamil. Makna dari kata-kata ini yang kadang gw gak ngerti ngebawa gw untuk merefresh otak gw yang pas-pas-an ini untuk mengingat kajian-kajian yang pernah gw pelajari selama ber-HMI juga hal-hal yang pernah gw baca sebelum nya.

Berbicara mengenai manusia, baik itu manusia sempurna atau manusia-manusia lainnya (apa sih maksudnya!? -_-) tentu tidak lepas dari perbincangan seputar ciptaan dan pencipta. Yaitu manusia sebagai ciptaan dan Tuhan sebagai pencipta nya. Berbicara hal tersebut ketika kita ingin menjabarkan tentang konsep spesifik tentang manusia sempurna ini merujuk akan bagaimana konsep sang penciptanya itu sendiri, konsep disini tentang ke-Ada-an, dan Ke-Apa-an Tuhan.

Dalam bahasa yang sederhana yang gw berusaha untuk jabarkan, bahwa sejauh yang gw tau Tuhan itu secara ke-Ada-an atau secara eksistensi adalah satu atau esa, namun secara secara esensi (kalo gw gak salah) jumlahnya sangat banyak, untuk memahami ke-eksistensi-an Tuhan kita bisa memahami dengan ada nya ciptaan. Ciptaan merupakan tajali-tajali nya Tuhan atau merupakan manifestasi Tuhan.

Manifestasi Tuhan ini lah yang dapat kita lihat di dunia, termasuk diri kita sendiri merupakan tajaliyah Nya. Menurut pemahaman gw yang masih standart ini, manifestasi ini mungkin berupa cerminan untuk memahami eksistensi Nya, dimana semakin jernih cermin tersebut maka semakin jernih pula merefleksikan eksistensi dan esensi Nya.

Dalam kajian Nilai Dasar Perjuangan (NDP) HMI bab 4 tentang Manusia dan Nilai-nilai Kemanusiaan, secara garis besar yang bisa gw pahami adalah bahwa manusia sebagai insan bukan sekedar basyar (jasad/fisik semata tapi merujuk kepada kerohaniannya) merupakaan ciptaan yang paling sempurna dimana manusia memiliki tingkatan-tingkatan jiwa yang lebih tinggi dari ciptaan Tuhan yang lain seperti hewan ataupun tumbuhan. Nah kesempurnaan manusia ini capai ketika manusia melakukan gerak dengan mengaktualisasikan potensi diri sebagai ciptaan yang paling sempurna menjadi sebuah output yang aktual berupa sikap tindak yang mencapai tingkatan sehingga manusia tersebut dikatakan sempura.

Karena dalam setiap ciptaan merupakan tempat atau wadah bagi Tuhan untuk menampakan diri Nya, maka bagi manusia yang mampu mencapai tingkat kesempurnaan Insan mampu untuk merefleksikan nilai-nilai dan sifat-sifat Ketuhanan. Adapun Intensitas perefleksian nilai-nilai dan sifat-sifat Tuhan pada masing-masing makhluk berbeda-beda dan bergantung dengan ikhtiar setiap diri untuk menerima refleksi keTuhanan.

Adapun manusia sempurna di dunia ini tentunya Nabi Muhammad SAWW (Salallahu wa alayhi wa Ali wa Salam) yang derajat spiritualnya tertinggi dibanding kaum muslim manapun. Namun manusia yang berusaha dan ber-Ikhtiar sehingga mencapai tingkat ketawkaan dan keimanan yang tinggi akan mampu untuk mencapai tingkat Insan Kamil (Manusia Sempurna) yang tingkatan nya berada dibawah Nabi Muhammad SAWW dan para Imam Ahlul Bayt.

Semoga gw termasuk dalam golongan yang mampu untuk mencapai hal tersebut, Amin Amin ya Rabbal Al amin. Allahuma Shali ala Muhammad wa Ali Muhammad.

Catatan

Apabila ada kesalahan dalam tulisan ini, maka datang nya dari keterbatasan pengetahuan saya, dan kebenaran hanya milik Allah SWT semata, semoga Ia selalu melimpahkan rahmat pada orang-orang yang telah memberikan ku pencerahan (walaupun tampak nya saya belum cerah-cerah amat nih -_-).

Monday, May 11, 2009

Isra Mi'raj Menurut Tinjauan Sains dan Teknologi

Isra` Mi`raj dan Saintek (Saintek=Sains+Teknologi) merupakan dua hal yang mempunyai hubungan satu kesatuan yang berdiri masing-masing dalam klasifikasi pengetahuan manusia. Isra` Mi`raj jelas merupakan satu bahasan dalam metafisika, dan secara prinsipiil ruang bahasan metafisika berbeda dengan ruang bahasan saintek. Saintek membahas hukum-hukum alam material yang empiris, sains menjawab pertanyaan what dan why dan teknologi menjawab pertanyaan for what. Sedang metafisika membahas hukum-hukum umum alam, terutama alam immaterial yang jelas non-empiris.

Mungkin sebagian orang beranggapan, " Sulit bagi saya untuk memahami Isra` Mi`raj di abad sains dan teknologi ini. Sains modern telah menemukan bahwa kecepatan maksimum materi adalah kecepatan cahaya di ruang hampa. Seperti yang telah kita ketahui cahaya perlu merambat selama 50.000 tahun hanya untuk melintasi radius galaksi Bima Sakti (The Milky Way), padahal galaksi yang ada di alam ini yang terobservasi sampai saat ini diperkirakan ada ratusan juta. Bagaimana mungkin, seseorang manusia melintasi itu semua dalam waktu semalam?

Sesungguhnya pemikiran-pemikiran tersebut tentang isra miraj adalah contoh kesalahan berfikir dimana terlalu berfikir materialis yang acap kali menimpa kita. Kebetulan memang saya tidak mempunyai ilmu agama yang memadai untuk disampaikan, marilah kita bahas beberapa kesalahan berfikir yang terdapat dalam argumen tersebut.

Pertama, di balik argumen tersebut terdapat suatu anggapan bahwa Isra` Mi`raj adalah suatu perjalanan yang bersifat murni material. Nabi dianggap berjalan dari satu titik ruang tertentu (Masjid Al-’Aqsha) di alam ini kesatu titik ruang tertentu di balik ujung langit (Sidratul-Muntaha) , dan menemui Tuhan di sana. Apakah mungkin bagi Tuhan terikat pada "ke-dimana-an"? Padahal Ia-lah Yang Maha Mutlak. Tidak Terbatas. Karena jika ada sesuatu yang membatasinya berarti ada sesuatu yang lebih kuasa dari-Nya. Seperti pemahaman diatas, Tuhan terbatasi dengan kata dimana yaitu berarti ia menempati sesuatu, secara logika sederhana pasti lah tempat nya Tuhan disana itu lebih besar daripada Tuhan itu sendiri Padahal Ia-lah Yang Maha Besar.

Kedua, sekiranya sekali lagi sekiranya anggapan di atas benar pun, apakah benar bahwa perjalanan ini tidak mungkin secara logis? Mungkin perlu bagi kita untuk meninjau kembali berbagai jenis kemungkinan.

Pertama, adalah kemungkinan empiris, contohnya adalah naik gunung Himalaya mungkin secara empiris. Kedua, adalah kemungkinan saintifik, contohnya adalah mungkin membuat kereta api yang melayang di atas relnya dengan energi superkonduktor. Walaupun kereta ini belum ada secara empiris namun secara saintifik ini mungkin. Kemungkinan saintifik dan kemungkinan empiris ini relatif, berubah terhadap ruang dan waktu dan tidak bisa dipegang sebagai satu kebenaran mutlak.

Jenis kemungkinan ketiga adalah, kemungkinan logis. Sesuatu disebut mungkin secara logis, jika ia tidak melanggar prinsip non-kontradiksi. Apa contoh sesuatu yang tidak mungkin secara logis? Misal; segitiga bersisi empat ini tidak logis karena bertentangan dengan prinsip-prinsip niscaya lagi rasional dimana konsep segitiga digabungkan dengan konsep sisi empat dimana segitiga adalah sisinya pastilah tiga. Kemungkinan logis ini tidak relatif, tapi mutlak. Tidak tergantung ruang dan waktu. Tidak tergantung kasus apapun. Ia berlaku universal. Kemungkinan logis inilah yang dapat dipakai sebagai satu ukuran logis atau tidak logis nya sesuatu secara umum. Ditinjau dari kemungkinan logis ini, misalnya, sekali lagi misalnya kita anggap asumsi model perjalanan Isra` Mi`raj yang material itu pun kita terima, tidak ada kontradiksi logis apapun di sana. Kejadian tersebut tidak melanggar prinsip non-kontradiksi. Mari kita tinggalkan kerangka empirisme dan saintifik yang relatif dalam memahami hal-hal yang bersifat absolut. Kembali ke struktur berfikir yang jernih. Dan logis.

Apa satu hikmah Isra` Mi`raj bagi saya, mungkin, saya akan menyadari makna immaterialitas perjalanan Isra` Mi`raj Nabi Suci, jauh di atas sekedar keajaiban-nya yang mengatasi alam materi ini. Saya teringat ada satu makhluk manusia yang teramat mulia. Tubuh materialnya telah terspiritualisasi sempurna menjadi Cahaya yang lebih terang dari seluruh Cahaya material maupun immaterial lain. Seluruh wujud-nya mengalami perjalanan, atau mungkin saya lebih suka menyebutnya sebagai transformasi atau dalam istilah filsafatnya gerakan substansial (untuk lebih mengetahui tentang gerak, baca ringkasan logika muslim oleh Hasan A.A.) , sehingga dikatakan ia mencapai "jarak substansial" terdekat terhadap Hakikat Agung Zat Suci Yang Maha Agung Maha Semarak di antara semua makhluk lain yang dicipta. Ia-lah Muhammad, Kekasih-ku, Junjungan-ku, dalam seluruh hidup-ku dan mati-ku. Ia-lah Muhammad, Kekasih Tuhan Seru Sekalian Alam. Sholallohu ‘alaihi wassalam.


Monday, July 2, 2007

Si Thukul dan HP-nya


Ini kisah tentang si Thukul, umurnya 20-an tahun. Dia tinggal bareng ditengah keluarga besar yang hidup berdempet - dempetan dalam sebuah rumah yang sudah sangat tua. Di dalam rumah itu ada kakek - nenek,paman - bibi, dan kemenakan - kemenakan, selain adik dan kakak serta orang tuanya sendiri. Semua orang dewasa dalam rumah itu tidak memiliki pekejaan tetap. Singkatnya rumah tua itu berisi orang - orang dewasa dan anak - anak yang hidup serba kekurangan.

Beruntunglah si Thukul. Pak Maslan, teman ayahnya yang tahu keadaannya, meminta Thukul menjadi pelayan di kantornya. Mula - mula Thukul menolak tawaran tersebut, tapi setelah nama pelayan kantor diganti menjadi Office Boy, Thukul menerimanya dengan gembira.

Gaji Thukul hanya Rp. 300 ribu. Maklum lah, Pak Maslan cuma pengusaha kecil. Dalam perkiraan Pak Maslan Gaji Thukul dapat untuk membeli 75 Kg beras bagi keluarganya Thukul. Memang belum mencukupi tapi setidaknya dapat mengurangi beban keluarga besar Thukul yang miskin. Namun perkiraan Pak Maslan meleset jauh.

Setelah menerima gaji pertama di akhir bulan, Thukul tidak membeli beras sedikitpun. Dia malah pergi membeli HP. Memang HP yang dibeli adalah HP bekas, yang penting HP. Aneh nya keputusan Thukul didukung oleh ayah nya. Ayah yang miskin ini bercerita dengan bangga kepada tetangganya bahwa Thukul sekarang sudah hebat, sudah dapat membeli HP!

Pak Maslan akhirnya tahu apa yang dilakukan oleh Thukul atas gaji pertamanya. Ketika Pak Maslan suatu saat bertemu saya, Pak Maslan dengan kecut menceritakan semua nya. "Semula saya sungguh berharap Thukul dapat membantu keluarganya dengan membeli makanan untuk bertahan hidup. Eh yang dibeli malah HP!". Mendengar keluhan Pak Maslan saya hanya bisa mengangkat alis.

"Sangat ironis, penghasilan yang diterima Thukul tidak memperbaiki keadaannya, malah membuat dia dan keluarganya menjadi lebih miskin," tambah Pak Maslan dengan wajah serius. "Lihat lah keluarga itu sekarang tidak hanya membutukan makanan untuk bertahan hidup yang belum mencukupi. Kini mereka juga butuh pulsa yang sesungguhnya belum kebutuhan dasar mereka."

Ya mungkin karena rayuan iklan di media masa, orang - orang miskin tergiring untuk membeli produk yang boleh saja mereka inginkan tapi sesungguhnya belum mereka butuhkan. Namun karena rayuan iklan yang terus menerus melalui berbagai media terutama TV, produk - produk yang baru mereka inginkan berubah menjadi kebutuhan. Wish mereka telah berubah menjadi need. Bahkan barang - barang konsumsi itu juga sudah disulap menjadi simbol status sosial alias gengsi.

Dengan merasuknya pengaruh iklan seperti hal diatas sehingga anak miskin seperti Thukul merasa benar ketika dia memilih membeli HP daripada beras yang sesungguh nya adalah kebutuhan nomer satu. Ayah nya juga mendukung keputusan Thukul karena HP yang di genggam anaknya adalah simbol kemajuan keluarga, jelas sangat ironis dan palsu.

Monday, June 18, 2007

50 Cara Mencintai Pasangan Anda

1.. Pertama-tama cintailah diri Anda sendiri.

2.. Awalilah setiap hari dengan pelukan.

3.. Sajikan sarapan di tempat tidur.

4.. Katakan "Aku cinta padamu" setiap kali akan berpisah.

5.. Jangan ragu dan sering-seringlah memuji.

6.. Terimalah dan syukurilah perbedaan-perbedaan kalian.

7.. Hayati hidup setiap hari seolah-olah itu hari terakhir Anda.

8.. Tulislah surat cinta yang tak terduga.

9.. Tanamlah sebutir benih bersama-sama dan rawatlah hingga tumbuh menjadi besar.

10.. Berkencanlah sekali seminggu.

11.. Kirimkan bunga tanpa alasan.

12.. Terimalah dan cintailah keluarga dan kawan-kawan pasangan Anda.

13.. Buatlah tanda-tanda kecil yang bertulisan "Aku cinta padamu" dan rekatkan di sembarang tempat di rumah.

14.. Berhentilah dan hiruplah wangi bunga mawar.

15.. Kejutkan dia dengan kecupan.

16.. Nikmatilah saat matahari tenggelam bersama pasangan Anda.

17.. Mintalah maaf dengan sungguh-sungguh.

18.. Bersedialah untuk memaafkan.

19.. Ingatlah hari ketika Anda jatuh cinta - dan ciptakan lagi saat yang indah itu.

20.. Saling berpegangan tangan.

21.. Katakan "Aku cinta padamu" dengan mata Anda.

22.. Biarkan dia menangis dalam pelukan Anda.

23.. Katakan padanya bahwa Anda mengerti.

24.. Bersulanglah demi cinta dan komitmen.

25.. Lakukan sesuatu yang menggairahkan.

26.. Biarkan dia membimbing Anda ketika Anda tersesat.

27.. Tertawalah karena leluconnya.

28.. Hargailah kecantikan kepribadiannya.

29.. Lakukan tugas sehari-hari pasangan Anda.

30.. Bangkitkan impian yang menakjubkan.

31.. Berjanjilah untuk bersikap mesra di depan umum.

32.. Lakukan pijatan-pijatan cinta tanpa ikatan apa pun.

33.. Mulailah menulis buku harian tentang cinta dan tulislah saat-saat istimewa Anda.

34.. Redakan ketakutan pasangan Anda.

35.. Berjalan-jalanlah bersama pasangan Anda di pantai dengan bertelanjang kaki.

36.. Mintalah dia menikah lagi dengan Anda.

37.. Katakan ya.

38.. Hormatilah pasangan Anda.

39.. Jadilah penggemar fanatik pasangan Anda.

40.. Berikan cinta yang ingin diterima pasangan Anda.

41.. Berikan cinta yang ingin Anda terima.

42.. Tunjukkan minat pada pekerjaan pasangan Anda.

43.. Kerjakan sesuatu bersama-sama.

44.. Buatlah benteng dengan selimut.

45.. Berayunlah setinggi mungkin di ayunan dalam siraman cahaya bulan

46.. Berpikniklah di dalam rumah ketika hari hujan.

47.. Jangan pernah pergi tidur dengan hati kesal

48.. Dalam doa, pertama-tama doakanlah pasangan Anda.

49.. Berikan kecupan selamat malam.

50.. Tidurlah seperti dua buah sendok.



Mark dan Chrissy Donnelly, from Chicken Soup for the Couple's Soul

Tuesday, May 29, 2007

Kelemahan Manusia

Halo semua nya! masih dalam rangka libur panjang menuju bangku kuliah. Kesibukan gw sekarang ini masih berputar dengan itu - itu saja, Intensif terus nonton DVD kadang online dan belom sempet juga fitness.

Kira - kira seminggu ini gw sudah enggak pergi kesekolah lagi. Rasanya agak aneh kalau libur seperti ini tapi enggak ada jadwal untuk melakukan sesuatu, yang lebih menyebalkan lagi teman - teman pada berlibur keluar kota. Adek gw pula kebali sama temen - temen nya. Praktis gw gini - gini aja ngisi libur yang gitu - gitu aja (adoh bahasanya).

Tapi kehidupan gw sedikit berubah untuk esok hari tepatnya hari rabu. Saat esok gw ada janji sama keluarga gw untuk datang ke sebuah acara penting bersama mereka. Disisi lain gw juga ada jadwal untuk pergi bersama teman dan ketemu di sekolah terlebih dahulu.

Inilah yang mau gw paparkan, dimana kelemahan manusia khususnya gw adalah dalam memilih sesuatu. Kadang - kadang gw dapat dengan mudah membuat pilihan, tapi juga seperti sekarang ini gw bingung harus pergi ketempat yang mana karna keduanya begitu penting!

Yasuw lah kita lihat besok gw pergi kemana. Dan gw akhiri tulisan ini sampai jumpa bulan depan di postingan juni karena tentunya dibulan juni bakalan penuh hal - hal yang menyenangkan. Bye!

Tuesday, May 15, 2007

Vista, Gates, Jobs, dan Apple

Di suatu mall di San Francisco, ada seorang pria berpakaian lusuh masuk ke Louis Vuitton. Pria itu bercelana jeans lusuh dengan t-shirt santai. Ia menanyakan jas yang dipajang di salah satu manequinnya. Sales pertama cuek, trus dilempar ke temannya. Sales kedua (temannya) meladeni pria itu dengan santai, ngobrol soal model dan harga, bahkan membantu si pria menelepon ke store lain untuk mendapatkan ukuran yang pas buat si pria itu. Setelah menemukan di Luis Vuitton New York, pria lusuh tadi minta dikirim ke kantornya sambil menyodorkan kartu nama.

Sewaktu sales itu menunjukkan kartu nama tadi ke temannya, sales pertama itu cuma bisa bengong melihat namanya: Steve Jobs.

There’s an old saying, don’t judge a book by it’s cover. Penampilan fisik Jobs memang mendistorsi karya-karyanya yang spektakuler. Tipikal geek, penampilan biasanya urusan kesekian. Jobs awalnya adalah hippie; di kantor cuma bercelana pendek dan telanjang kaki. Untuk mengusir stress dia biasa menyiram kakinya dengan flush di toilet. Bill Gates juga dikenal suka berpenampilan nyentrik. Kalau menghadiri acara resmi hanya mengenakan polo shirt. Gates juga punya kebiasaan aneh: duduk sambil menggoyangkan badannya maju mundur.

Pada 9 Januari kemarin, Jobs berbicara di Macworld Expo di San Francisco. Jobs mengenalkan iPhone, ponsel canggih dengan sensor control yang unik, touch screen, browser “baby” Safari, bisa switch EDGE ke WiFi, 4GB dan 8GB Flash memory, dan bahkan dilengkapi Google Maps di dalamnya. Jobs juga mengumumkan balik nama Apple Computer, Inc. menjadi Apple Inc. Katanya, “Now we have the Mac, the iPod and the AppleTV, the Mac is the only one you’d think of as a computer and we think that our name should reflect this.”

Menariknya, selesai Jobs presentasi, saham Apple naik $7 sampai sekitar $92,57. Sementara saham produsen Smartphone lain seperti Treo turun 5,7%, Research in Motion (Blackberry) turun 7,9%, dan Motorola turun 1,8%.

Pada waktu yang hampir bersamaan, Gates “balas” merilis Vista di New York City. Vista Home Basic dilabeli $199 atau $99,95 untuk versi upgrade. Vista Home Premium dibanderol $239 atau $159 untuk versi upgrade. Sementara Vista Ultimate dijual $399 atau $259 versi upgrade. Untuk bisa menjalankan Vista dengan lancar, disarankan punya CPU 1GHz, 1GB RAM, DirectX9, dan 128MB dedicated video RAM dengan 40GB hardisk kosong.

Ketika ditanya Steve Hamm, apakah Gates mau membeli Apple iPhone seharga $499 atau $599, ia menjawab sederhana, “I like to dial numbers with one hand, and maybe I’m the only one. The phone is one where we think software will be the critical element. If there’s anything about the iPhone, it’s software. How many companies in the world can do really great software? So the key trend to look at is the importance of software and then say who really has shown the ability to do strong software? In some ways, just we have.”

Tapi soal “kebut-kebutan” antara Jobs dan Gates sebenarnya adalah lagu lama. Di film Pirates of the Silicon Valley diceritakan awal “kemesraan” keduanya, sampai GUI Apple dicontek Microsoft. Apple kemudian hancur-hancuran. Jobs ditendang dari perusahaannya. Kita tahu kemudian Apple di-knockout oleh kesaktian duet Windows-Intel dan Windows-AMD. Motorola-IBM yang berjanji akan mengimbangi Intel dan AMD ternyata gagal total. G3 berbau, G4 dilibas Pentium, dan G5 panasnya luar biasa. Praktis Apple cuma menang di desain.

Di buku iCon Steve Jobs: The Greatest Second Act in the History of Business juga diceritakan kisah yang hampir serupa. Duel sengit Apple dan Microsoft, sampai kebangkitan Apple lewat iPod dan menyusul inovasi-inovasi khas Jobs lainnya dipaparkan gamblang. Di akhir cerita Jobs mulai bergandeng tangan lagi dengan Gates.

Dibanding spend more untuk upgrade ke Vista (dan spend more lagi untuk belanja RAM dan video card), saya lebih prefer untuk switch ke Mac. Apalagi untuk laptop, dimana low-end Apple sebenarnya setara dengan mid-end laptop Windows. Dengan asumsi zero-piracy, cuma Mac produk yang buka dari kardus langsung bisa jalan ini-itu tanpa perlu install macam-macam. Bisa ngetik dokumen layaknya desainer, bikin presentasi yang cakep, networking yang komplit, sampai bikin album foto atau dvd movie dengan sangat mudah.

Mau perlu apa-apa tinggal command+space pakai Spotlight. Dijamin ketemu. Mau bikin web tinggal pakai iWeb. Gampang dan layoutnya bagus. Mac juga tak perlu “maintenance” ala Windows. Lupakan defrag, registry edit, dan semacamnya. Ada sih bersih-bersih file atau program dan perawatan hardisk. Tapi itupun cuma klik-klik sederhana.

Dibanding Mac OSX, User Account Control milik Vista ribet karena tiap buka program ditanya hak aksesnya. Flip3D Vista juga kalah fungsi dan kegunaannya dibanding Expose milik Mac. Mac juga tak perlu anti virus. Aplikasi program juga nggak seribet di Windows. Asal ada Adobe dan Macromedia, Mac sudah lebih dari cukup. Cuma saya masih pusing nyari pengganti SPSS dan Amos di Mac. :)

Saat sekarang, kerja keras dan kreativitas Jobs terbayar sudah. Pria bahagia dengan 4 anak, kehidupan yang mapan, pendapatan dividen tahun lalu $43 juta, dan bebas keluar masuk Disneyland. Kurang apa lagi? Jobs adalah pemegang saham individu terbesar di Walt Disney dengan kepemilikan sekitar 6,7% atau $4,9 milyar — terhitung sejak Pixar Animation Studios dilego ke Disney. Walau begitu, sebagai orang pertama di Apple, Jobs hanya makan gaji $1 per tahun dan menolak stock options sejak 2001. Hidupnya juga tetap bersahaja dan jauh dari glamor.

Afterall, Apple’s PC share is still tiny, no more than 5% to 6%. They do the hardware and software together, which is sometimes useful and sometimes not. But still Apple does good stuff.

Saturday, April 21, 2007

Lelaki

Lelaki yang soleh adalah lelaki yang beriman
yang hatinya disaluti rasa takwa
yang jiwanya penuh penghayatan tentang islam
yang sentiasa haus dengan ilmu
yang sentiasa dahaga dengan pahala
yang solatnya adalah maruah dirinya
yang tak pernah takut berkata benar
yang tak pernah gentar melawan nafsu
yang sentiasa bersama-sama kumpulan yang berjuang d jalan ALLAH

Lelaki yang soleh adalah lelaki yang menjaga tutur katanya
yang tak bermegah dengan ilmu yang dimiliki
yang tak bermegah dengan harta dunia yang dicarinya
yang sentiasa berbuat kebajikan kerana sifatnya yang penyayang
yang mempunyai ramai kawan dan tidak mempunyai musuh yang bersifat jembalang

Lelaki yang soleh adalah lelaki yang menghormati ibunya
yang sentiasa berbakti kpd kedua orang tuanya dan keluarga
yang bakal menjaga kerukunan rumah tangganya
yang akan mendidik anak isterinya mendalami islam
yang mengamalkan hidup penuh kesederhanaan
kerana dunia baginya rumah sementara menuju akhirat yg abadi...


By Muhammad Mustaffa

Sunday, April 1, 2007

Tuhan Sembilan Senti

Tuhan Sembilan Senti
Oleh Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi
perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang
yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang
merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na'im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang
yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi
merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang
merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula
merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang
bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan
bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan
nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun
asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung
merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor
perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil 'ek-'ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na'im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan
AC penuh itu.
Mamnu'ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii'atun bi mukayyafi al
hawwa'i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang
rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu 'alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar
perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan
kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia
mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu
lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di
negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan
diri,
tidak perlu ruku' dan sujud untuk taqarrub pada
tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala
ini.




Ya, Sajak diatas gw dapat dari seorang teman. Judulnya "Tuhan Sembilan Senti" karya dari Taufiq Ismail. Kalau dilihat di sekitar kita orang yang merokok tuh banyak banget. Mulai dari hansip,satpam,supir,pegawai,mentri,guru,dosen, bahkan dokter jantung sekalipun.

Dilihat dari sisi manapun menghisap Lucky Strike,Marlboro,L&M,Country ataupun macam A Mild,Djisamsoe,Djarum Super dan Surya Pro sungguh banyak merugikan bagi kesehatan diri kita maupun orang di sekitar kita (yang tidak ikut merokok). Namun dalam kenyataan nya orang - orang entah dengan tipu daya rokor, mereka jadi sangat tergila - gila untuk menghisap asap pembakaran dari tembakau yang nyatanya bikin mulut bau dan gigi item - item. Lucunya lagi, kawan pernah bilang "waduh mulut gw asem nih gak kena' Luckies (Lucky Strike)" Padahal bukanya karena merokok mulut malah jadi asem?

Ada benarnya juga kata Taufiq Ismail, Rokok telah jadi berhala - berhala kecil yang memperbudak kita saat ini. Bayang kan saja, seringa kali gw lihat disekitar orang - orang yang duit nya ngepas - ngepas memaksakan membeli sebungkus, kalau udah bapet banget (ga' ada duit) membeli sebatang rorok. Bahkan gw pernah liat nenek - nenek mungkin umurnya sekitar 65an atau 70 tahun, bukanya ngatain atau buka aib orang. Dia ini pengemis gitu, minta - minta uang setelah dapet uang mayan banyak gw liat nenek - nenek ini beli rokok di warung deket sekolah gw. "What the fuck are they doing!!" ini bukanya memaksa lho, sebaiknya kan nenek itu beli kue kek,cemilan kek,nasi atau teh, ini malah beli rokok. Kan jelas - jelas itu terlihat banget suatu pemujaan sama yang namanya rorok.

Dapat disimpulkan orang - orang udah banyak yang gak mikirin diri dan kesehatan hanya untuk membeli dan menghisap rokok. Oh iya, gw sempat membaca tulisan dari om gw. Isinya gini kalo ga salah "Saat anak SMU yg lain mulai mengisap rokok, saya mulai menjual rokok". Ini agak menyentuh tapi salut juga lho. Saat teman - teman nya doi pada nyoba buat ngerokok doi malah enggak tertarik buat ngerokok dan terbukti sampe sekarang udah kerja beliau enggak merokok. Salut deh sama om gw ini, sama sih kayak bokap gw gak suka ngeBass (ngerokok).

Oh iya kebetulan banyak sekali korban - korban yang berjatuhan karena rokok itu sendiri. Oleh karena itu mari kita berusaha menjauhkan diri dari berhala yang satu ini. Karna walaupun berhala zaman nabi kita dulu udah ga ada (kayaknya sih), tapi ini berhala sama seremnya dan bisa memperbudak kita terlebih merusak tubuh kita.

Tulisan gw ini gak bermaksud menggurui terlebih memvonis dan melarang - larang para perokok diluar sana. Gw cuma mencoba untuk berbagi dan tolong menolong dalam kebaikan saja, toh kalau ada yang gak suka juga gpp ini hanya sekedar tulisan di blog belaka.



Thursday, February 1, 2007

Tentang Cinta

Kegelapan tidak bisa mengusir kegelapan,
hanya terang yang bisa..

Kemarahan tidak bisa mengusir kemarahan,
hanya damai yang bisa..

Kerinduan tidak bisa mengusir kerinduan,
hanya kasih yang bisa..

Kegundahan tidak bisa mengusir kegundahan,
hanya CINTA yang bisa..





Jelang Malam 1/2

Wednesday, January 24, 2007

Sahabat

ketika rembulan tersaput awan
ketika malam merajai siang

Ketika Rangga meninggalkan Cinta

ketika semuanya terhempas badai

dan ketika cinta berakhir dengan sedih

ketika itu pula aku ada bersamamu

Sebagai sahabat yang setia



Yudho Perdana,
Jelang Malam 24/1


Romansa Cinta

aku tulis puisi ini
dalam keheningan malam
di temani nyanyian jangkrik
dan lantunan sang katak

sepintas angan ku melayang
dan menusuk kalbu
menembus ruang di siang itu
jari jemari yang berdansa
di tuts tuts keyboard

tatapan nanar yang menyinari monitor
dentingan jam disudut ruang tamu
hingga bibir mungilmu
yang berucap bahasa paskal

selalu aku ingin selalu ada
di dekat mu wahai cinta ku




Yudho Perdana,
Jelang Malam 24/1