Pages

Friday, May 4, 2007

Album Baru Dygta!

Buat para pembaca setia blog gw ini, kali ini gw akan memberikan sedikit informasi terutama buat kalian pecinta musik yang beraliran sedikit menggaruk - garuk aspal. Salah satu band yang baru meluncurkan album ini ternyata mampu memikat telinga gw kembali setelah dua album sebelum nya pun akrab ditelinga gw. Oleh karena itu gw ingin memberi sedikit info buat kalian. Selamat membaca.

Band asal Bandung yang dikenal sebagai spesialis lagu - lagu melankolis, DYGTA, telah merelase album terbaru mereka dengan judul “Bukan Kekasih Setia”. Single pertamanya "Kesepian" sedang memuncaki tangga lagu di radio - radio pada awal bulan ini.

Tentu kita ingat bagaimana hits-hits mereka seperti “Tak Bisa Memiliki” dan “Pecundang Sejati” yang berbicara tantang kerapuhan dan kegagalan cinta (kalo temen gue bilang sih lagu-lagu bunuh diri, kalo gw bilang menggaruk - garuk aspal). Untuk album ketiga mereka ini, DYGTA masih menggunakan formula yang kurang lebih sama, yaitu diduakan dan menduakan cinta.

Setelah ditinggalkan tiga personilnya (Dymaz, Teddy dan Gilang), DYGTA kini tampil dengan formasi baru. Yon Chasman (keyboard/personil lama), Adjie (vokal/personil lama), Dicky (gitar/personil baru), Aang (drum/personil baru), Sigit (bass/personil baru). Menurut Yon yang menulis sebagian besar lagu dalam album ini, nuansa akustik pada album “Bukan Kekasih Setia” dibuat lebih kental. Personil barunya juga ikut andil memberi warna musikalitas DYGTA yang berbeda

Kalau dulu – dulu DYGTA pernah berduet dengan Alena dan Meda, didalam album ini DYGTA juga menggaet dua perempuan cantik untuk berduet. Meda (sebelumnya backing vocal) kembali diajak berduet dalam lagu ‘Harus Berakhir’. Sementara itu, Nita (penyanyi dari Bandung) menjadi featuring di lagu ‘Berpisah’.

Untuk lagu andalan mereka, DYGTA memilih lagu “Kesepian” yang bercerita tentang seseorang yang gagal bercinta dan tak pernah menemukan soulmate-nya lagi. Video Klip untuk lagu tersebut digarap oleh Glen Kainama.

Oleh karena itu maka gw menyarankan para pembaca juga dan para listeners radio yang ada di blog gw ini untuk segera mendengarkan lagu - lagu nya DYGTA di radio kesayangan kita dan tentunya bersama - sama di blog gw ini.

Tuesday, May 1, 2007

Demi Identitas Sekuler Turki

Akhir nya di tulisan kali ini gw berkesempatan untuk memberikan sedikit info yang cukup berguna bagi para teman dan pembaca setia blog gw tentang hal - hal yang menyangkut kehidupan beragama di sebuah negara. Tulisan yang bakal gw taruh di postingan gw kali ini bersumber dari salah satu teman yang bisa dikatakan memiliki banyak info dan up to date mengenai permasalahan seperti ini. Dialah bernama Babe Aboed!

Demi Identitas Sekuler Turki

Haekal mencium patung dada Mustafa Kemal Attaturk yang terpajang di sudut jalan tempat tinggalnya. Sesaat kemudian, dia bergegas untuk bergabung dengan ribuan massa menuju pusat kota Ankara, ibu kota Turki. Tujuannya sama, menentang pencalonan Perdana Menteri Rechep Tayyip Erdogen yang dianggap mereka terlalu shaleh.

Terlalu shaleh? Adakah yang salah dengan tokoh yang dianggap terlalu relijius? Kita tengok sejenak sejarah Turki. Sejak Mustafa Kemal Attaturk, jenderal yang mendirikan Republik Turki dengan meruntuhkan Kesultanan Turki Usmani, Attaturk dengan tegas memisahkan agama dan politik di negara yang dia bentuk. Ideologi ini sudah harga mati di Turki. Bertahun-tahun, Turki mengusung prinsip itu.

Sekarang perdana menteri Erdogan yang dianggap religius itu, adalah calon kuat yang bakal menduduki kursi presiden. Perkembangan ini membuat sejumlah pihak takut bahwa identitas Turki sebagai negara sekuler, akan terancam. Itulah yang membakar semangat Haekal dan warga masyarakat yang sekubu dengan dia menggelar unjuk rasa. Massa sekitar 300 ribu orang menyuarakan hal sama: meminta agar perdana menteri Erdogan tidak mencalonkan diri sebagai presiden.

Demo itu bukan kali pertama. Sebelumnya, silang pendapat bertebaran di banyak media lokal. Suara keras datang dari kubu yang berseberangan dengan Erdogan. Para lawan politiknya menuduh Erdowan memiliki agenda berbau Islami, walau sang perdana menteri sudah membantah tuduhan itu.

Partai yang dipimpin Erdogan memang berazaskan Islam. Kalau partai ini menguasai lembaga kepresidenan, orang-orang seperti Haekal takut pada akibatnya. Walaupun ketika ditanya lebih lanjut tentang ketakutannya, banyak yang gagal mengurainya secara gamblang. "Saya takut kalau dia menjadi presiden. Saya rasa mereka berbahaya," kata Arzu, seorang warga, seperti dilansir situs BBC.

Seperti apa bahayanya, Arzu hanya bisa berasumsi. "Kalau mereka mendapat kekuasaan lebih besar, mereka tidak akan seperti sekarang. Mereka tidak akan menghormati saya seperti saya menghormati mereka," tandas Arzu. Sementara itu, salah seorang teman Arzu, Yasheem takut bahwa kalau Erdogan menjadi presiden, Turki akan menjadi negara Islam. "Lihat saja Iran dan Aljazair," kata Yasheem . Yasheem yakin, dalam lima atau enam tahun negara-negara itu akan berubah. "Keadaan seperti itu bisa terjadi di mana saja. Ini serius, kita harus hati-hati," katanya.

Namun harian Del Spiegel yang terbit di Jerman memotret fenomena yang dianggap mencemaskan ini. Tulisan mereka diawali dengan apa yang mereka saksikan di Hotel Sah Inn Suite di Alanya, sebuah resort wisata negara itu. Turis lokal tertelanjang dada berenang di kolam yang kebiruan. Ada yang aneh? Ya, menurut Del Spiegel, karena semua turis adalah laki-laki. Tempat ini terlarang bagi perempuan. Para wanita berenang di kolam tersendiri yang tertutup rapat.

Bagaimana dengan bir? Lupakan. Sudah sejak beberapa tahun ini hotel ini tidak menyediakan alkohol bagi tamu-tamunya. Sebuah mushala kecil kini mendiami salah satu lantainya. Jalan berbatu harus dilalui Turki untuk menjadi bagian Uni Eropa, fenomena ini makin menambah terjal jalan yang harus dilalui Turki, begitu tulis media ini. Harian lokal The Cumhuriyet juga pernah menuliskan laporan serupa tentang penyerangan terhadap wanita berpakaian mini di jalanan dan penangkapan seorang perempuan yang berpakaian sangat ketat. Laporan harian ini menyeret kembali perdebatan, kali ini di jalur media.

Benarkah Turki makin bergerak ke arah negara Islam setelah Erdogan berkuasa? Menurut laporan BBC, Meski Partai Justice and Development Party (dalam bahasa setempat Adalet ve Kalkinma Partisi, disingkat AK) yang dipimpin Erdogan sudah lima tahun berkuasa, tidak ada tanda-tanda bahwa Turki semakin relijius. Berbagai jajak pendapat menunjukkan bahwa jumlah wanita berjilbab sekarang berkurang dan kehidupan berjalan normal seperti biasa. Betul bahwa Erdogan memegang teguh agamanya, namun tidak serta merta haluan politik negaranya juga berubah.

Misalnya saja, di bawah pemerintahan Erdogan, urusan agama diatur dengan birokrasi yang ketat. AK mempunyai kebijakan khusus tentang ini, yang pada prinsipnya adalah memberi ruang untuk agenda agama, namun juga menciptakan keseimbangan baru dengan sekularisasi". Itu sebabnya, Direktorat Agama yang berada di bawah Kementerian Agama mengawasi dengan ketat kehidupan beragama. Sebanyak 70 ribu imam di Turki harus melaporkan semua kegiatannya ke lembaga ini. Isi khutbah Jumat harus dilaporkan temanya sehari sebelumnya dan dilarang berisi pidato yang menebarkan kebencian dan harus menyuarakan toleransi dan Islam moderat.

Tak semua rakyat Turki menentang pencalonan Erdogan. Hayri Engin -- warga Istambul, kota asal Erdogan -- misalnya, sangat yakin bahwa Perdana Menteri Erdogan adalah tokoh yang merakyat dan tidak akan mengubah apapun yang sudah menjadi dasar negara. "Turki adalah negara yang sudah konservatif, jadi tidak akan mundur lagi," katanya.

Menurut Hayri, selularisme tidak akan terancam keberadaannya di Turki, andaipun Erdogen berkuasa. "Tuhan akan memberi Erdogan kedudukan yang yang menjadi haknya," katanya. Tetapi banyak golongan yang tetap tidak yakin. Dan, pada hari Sabtu golongan sekuler melakukan unjuk kekuatan dalam rangka menghalangi Erdogan menjadi presiden. Namun perjuangan Erdogan belum berakhir. tri/bbc/del spiegel

Setelah gw membaca tulisan di atas ternyata sedih juga ya kalo gw jadi warga negara turki (misal nya doang). Begini aja, di sekolah sama guru PKN di ajarkan dimana negara dapat berkembang dan berjalan dengan baik serta sesuai tujuan apabila dalam menjalan kan kenegaraan nya para aparatur negara berpegang teguh pada pancasila yang di dalam nya terkandung nilai - nilai keagamaan.

Dapat dikatakan negara yang beragama setidak nya dapat menjalan kan pembanguna negaranya, menjalin hubungan diplomatik, melakukan kegiatan ekonomi sesuai nilai - nilai agama yang luhur. Yang artinya adalah segala kegiatan di berbagai bidang akan berjalan dengan baik karna di dalam nya terkandung nilai - nilai agama. Disini gw pun tidak menyinggung mana agama yang benar namun setidak nya negara berjalan dengan tuntunan agama. Agama sebagai petunjuk hidup dan pelita orang - orang yang beriman.

Enggak munafik gw kalo ada kawan debat yang bilang ke gw, bawasanya negara yang kebetulan sukses dan berkembang bukan merupakan negara yang beragama. Dan negara yang dia bilang susah berkembang adalah negara yang beragama. Namun menurut pandangan gw, setidak nya mereka yang menjunjung tinggi nilai - nilai agama nya walau pun mereka dikatakan tidak berkembang oleh para sekuler memiliki sebuah kebahagiaan yang tidak di dapat oleh mereka yang menjunjung tinggi sekulerisme. Karena kehidupan tidak hanya mengejar sebuah materi seperti yang di junjung tinggi oleh mereka yang merasa agama tidak boleh disatukan dengan kegiatan bernegara.

Contoh nya begini saja, misalkan ada sebuah negara yang sulit berkembang dan dikucilkan oleh negara - negara non beragama. Akhirnya negara ini perekonomian sosial dan perkembangan negara yang lain - lain nya pun lambat berkembang, namun bagi negara beragama ini bukan suatu masalah untuk mereka menanggalkan akidah nya demi kesuksesan sebuah negara melainkan sejauh mana mereka dapat memain kan peran bernegara dengan tetap berpegang teguh pada keimana mereka. Tentu hal tersebut bisa dikatakan sebuah nilai yang luhur, karena sekali lagi hidup ini tidak hanya mengejar kepuasan materi belaka.

Akhir kata, buat para teman - teman (ini lingkup kecil saja, bukan bernegara) yang sedang berjuang dan hidup di negri orang tetap lah kalian memegang teguh agama kalian entah kalian kesulitan saat menjalankan kegiatan beragama kalian dikarenakan jadwal ataupun kelas yang bertepatan dengan waktu ibadah namun ibadah dan agama tidak dapat digantikan dengan materi. Yang bisa di artikan bahwa tetap lah berpegang teguh terhadap apa yang telah di ajarkan oleh orang - orang terdahulu kalian. Jangan seperti tulisan di atas tentang negara turki (maaf nih ya turki jangan marah!) alih - alih ingin masuk anggota uni eropa sampai - sampai menanggal kan kehidupan beragama dalam kehidupan beragama. Terimakasih pula pada Babe Aboed yang banyak memberi masukan dan memperkuat iman kepada Tuhan yang maha Esa.


Sunday, April 29, 2007

Berlibur Ke Bangka Ditengah Ujian Praktek

Selamat pagi smua nya! nih kembali lagi gw mengisi blog gw dengan cerita - cerita keseharian gw. Setelah selesai Ujian Nasional yang amat mendebarkan jantung kita smua warga sekolah yang malas belajar, akhir nya kegiatan sekolah dilanjutkan dengan Ujian Praktek.

Jadwal ujian praktek pun dilaksanakan beberapa hari setelah Ujian Nasional, tepat nya tanggal 23 april (yang bertepatan dengan ulang tahuh gw, dan banyak anak - anak yang nyangka kalo itu ultah gw yang ke 17 padahal ke 18 sih hehehe.) hingga taggal 30 april. Nah selama Ujian Praktek tuh ya seperti Ujian Praktek tahun - tahun sebelumnya ya cuma gitu - gitu aja bosen deh.

Pada hari selasa, tanggal 24 april setelah pada hari sebelum nya gw Ujian Komputer gw bersama saudara - saudara gw pergi berlibur ke sebuah resort exotic di Pulau Bangka. Ya pada pagi tanggal 24 april tepat nya hari selasa yang mana pada hari itu adalah Pjian Praktek seni gw menuju tempat penjualan tiket pesawat. Akhirnya setelah di cari pesawat tujuan Jakarta - Bangka Round Trip didapat lah tiket batavia air jam 15.00 wib.

Dalam hati gw mikir "Tau gitu tadi gw sekolah aja dulu ya!? ikut Tes Seni dan Budaya" gw memutuskan cabut hari selasa karna gw pikir gw bakal dapet flight pertama mungkin sekitar jam 08.00 wib. Akhir nya gw kerumah saudara gw di bilangan kelapa gading jakarta. Disana gw masih sempet makan nasi uduk langganan dan beli susu bantal di indo maret.

Sebelum berangkat, beberapa temen gw yang tau gw pergi ke Bangka untuk jalan - jalan (yang laen tau nya kalo gw tes USM di luar kota) menghubungi gw. Salah satu nya adalah Talitha Amanda, dia menelfon dan mengingatkan gw untuk segera menyelesaikan makalah bahasa indonesia yang sampai hari ini belum gw ketik satu lembar pun. Lalu yang kedua menghubungi gw melalui media internet yang dinamakan Yahoo! Messenger. Dialah Ian Kasella eh bukan deh, nama nya Sella Prininta dia minta bawain oleh - oleh tapi jangan pasir katanya. Yaudah beberapa jam kemudian sekitar jam 13.00 wib gw kebandara. Sampai disana gw Chek-in terus nunggu pesawatanya sekitar 1 jam kalo ga salah di pintu B2.

Tidak terasa pesawat Batavia Air boeing 737-300 yang gw tumpangi sudah mendarat di bandar udara Depati Amir Pangkal Pinang Bangka. Sampai disana gw gw sudah di jemput saudara gw lainnya si Ceper. Kita jalan - jalan menuju pantai pasir padi untuk menikmati keindahan pantai nya dan juga makan makanan laut di pinggir pantai pasir padi bersama keluarga ramai - ramai. Waktu pun beranjak menjelan malam kami menuju kerumah pakde di bilangan batu rusa. Waktu yang ditempuh dari pantai pasi padi menuju batu rusa sekitar 50 menit. Akhir nya gw tiba di kediaman pakde di batu rusa, tipikal rumah jadul zaman belanda yang langit - langit nya lebih dari 3 meter tinggi nya. Disana gw berbincang - bincang dengan pakde dan bude serta para saudara - saudara gw. Yang agak kaget itu gw ketemu kakak sepupu gw yang udah lama ga jumpa namanya Anto. Dahulu saat gw masih kecil konon anak ini badung nya minta ampun dan sedikit nakal - nakal model anak SMA. Setelah berjumpa sekarang dia udah punya istri dan anak satu, cantik pula! Kaget gila.

Setelah santap malam bersama keluarga besar pakde gw pun di antar dengan supir andalan keluarga namanya Ari. Kita menuju pantai parai di sungai liat kalo enggak salah. Dipantai ini resort nya bisa di bilang mewah dari pada di serata, pasir padi. Kami pun menginap di kamar yang sudah di pesan terlebih dahulu, disini setiap bungalow terdapat satu kolam renang pribadi. Sehingga bagi yang males menuju pantai bisa berenang tepat di depan kamar masing - masing (tapi pantai depannya bungalow masak males amat jalan keluar! -_-!!).

Keesokan hari nya kami pergi jalan - jalan di pesisir pantai dan menikmati pemandangan alam. Terlebih lagi ada Banana Boat yang di tarik oleh jet ski, sungguh asik sekali permainan ini. Sesekali gw juga berendam di dingin dan asin nya air laut pesisir pantai bangka. Di pantai parai tersebut ada pula permainan apa gitu gw lupa namanya yang kita di ikat dengan tali lalu di tarik hingga terbang dengan semacam parasut. Pokoknya seru deh!! Lalu siang nya kita menuju kediaman pakde di batu rusa. Di rumah ini tepat nya di kamar salah satu saudara gw ada jalan lorong bawah tanah yang jalan nya menuju muara sungai di pantai sebelah timur. Lorong bawah tanah ini di gunakan oleh penghuni sebelum nya pada zaman belanda yaitu para keluarga karesidenan belanda di bangka untuk menghindar dari serangan tentara bangka belitung.

Esok nya kami pun pulang ke jakarta dengan pesawat sriwijaya air pada pukul 08.00 wib. Kami pulang bersama - sama dengan keluarga yang kembali kejakarta pada hari itu. Di atas pesawat gw sempat membeli die cast sriwijaya air untuk kenang - kenangan. Sampai dirumah pada pukul 11.00 wib (lama banget karna macet). Kami di antar mas Jemmi sampai dirumah bersama adik Imma. Lalu gw istirahat sejenak dan menuju sekolah. Sampai di sekolah ternyata teman - teman yang ujian sudah pada selesai dan gw menemui Talitha untuk mengecek tugas - tugas yang udah gw lewat kan beberapa hari ini.

Malam nya gw online di Yahoo! Messenger. Alamak! gw lupa beli oleh - oleh buat si Ian Kasella aka Sella. Yasudah untung gw sempat ber foto - foto ria disana, gw kirimin aja foto - foto disana saat gw berlibur sama aja kan dengan oleh - oleh yang penting bukan pasir. Kata si gadget girl kreativ gw! iya dong bukan pasir tapi foto oleh - oleh nya!

Lusa kemudian, tepat nya kemarin malam gw pergi jalan - jalan bersama kawan - kawan. Gw pergi jalan - jalan atas permintaan Abah Heil Fuhrer untuk mengobati kekecewaan hati nya setelah berpisah dengan kekasih. Yaudah kita memutuskan untuk pergi ke kemang. Lagi asik - asik makan, gw melihat pemandangan yang agak lain!? Kayak nya pernah liat, gw agak kurang yakin dengan pandangan gw ini. Ternyata pas gw mau balik gw ketemu dia lagi. Yaampun ternyata mantan gw waktu kelas satu sma, sekarang udah beda banget pantes aja temen - temen gw juga ga ada yang kenali dia. Gw waktu ketemu dari deket enggak sempet menyapa dia karena gw agak - agak lupa. Maaf ya!! ^_^ Sungguh pengalaman beberapa hari ini yang cukup mengejutkan.


Sunday, April 22, 2007

How Big Can You Download?

Berapakah rata-rata throughput ADSL My Net? Tentu bukan 256 kbps karena angka ini adalah line speed atau data transfer rate yang diset di perangkat DSLAM dan biasanya mengalami sedikit degradasi setelah terhubung dengan modem DSL melalui proses negosiasi. Degradasi speed ini memang tergantung kepada kualitas media (jaringan akses dan kabel rumah) yang dilewati.

Throughput menunjukkan kecepatan sebenarnya (efektif) dari suatu kegiatan transfer data antar kedua terminal dengan mengukur waktu mulai data dibaca dari harddisk lawan hingga ditulis di harddisk kita. Cara mengukurnya adalah dengan memindahkan/download sebuah file dengan ukuran tertentu dan diukur waktunya. Ukuran file yang ditransfer dibagi durasi transfer file menunjukkan angka throughput.

Contoh mudahnya begini. Kecepatan jelajah sebuah pesawat jet penumpang adalah 800 km/jam (analog dengan line speed), sehingga antara bandara Adi Sutjipto dan Halim PK dapat ditempuh dalam waktu 1 jam. Untuk mencapai pusat kota Jakarta dari Jogjakarta (plus total tambahan jarak terhadap kedua airport sekitar 40 km) kita bisa keluar rumah jam 04.00 untuk naik pesawat jam 05.00, kemudian naik bus jurusan Rawa Mangun atau Gambir dan disambung dengan busway, taksi, bajaj, atau ojek untuk sampai di tujuan pada jam 08.00. Berarti throughput kita adalah 840 km/4 jam atau 210 km/jam.

Untuk mengukur throughput My Net ada website yang bisa dijadikan acuan. Adalah http://www.speakeasy.net yang sering dijadikan acuan untuk mengukur throughput koneksi internet. Throughput My Net untuk koneksi internet seharusnya bisa mencapai antara 75 sampai 100 kbps. Jika angkanya jauh di bawah itu bisa dipastikan ada gangguan di koneksi ke gateway Internet (jalur backbone domestik) atau di jalur internasional misalkan akibat gempa di Taiwan bulan lalu.

Gangguan koneksi yang dimaksud bisa berupa gangguan fisik seperti perangkat, kabel, port, atau karena trafik yang penuh karena ada serangan virus atau file-file sampah.

Sekarang, bagaimana cara memperoleh rata-rata throughput My Net? Hasil dari suatu pengetesan via suatu line ke situs tes tentu hanya menunjukkan hasil pada waktu dan line tertentu. Samplingnya terlalu kasar untuk dijadikan angka rata-rata, bahkan jika seluruh line teman-teman kita digunakan sebagai sample.

Pendekatan lain yang lebih mudah dilakukan dan valid adalah dengan mengambil angka usage para top scorer usage dalam sebulan. Mengapa yang dipilih adalah para top scorer? Karena bisa dipastikan merekalah user-user yang benar-benar menggeber line My Net-nya 24 jam per hari selama sebulan penuh sehingga bisa mencerminkan throughput yang sebenarnya dengan cara membagi jumlah usagenya dengan 720 jam. Untuk user-user yang menghasilkan usage kecil tentu saja tidak bisa dijadikan acuan karena mereka memang tidak benar-benar menggenjot line My Net-nya (hanya konek tapi dibiarkan idle).

Berdasarkan hasil survei terhadap beberapa beberapa pengguna My Net Unlimited Office, ada yang bisa mencapai usage di atas 70 GB dalam sebulan. Angka ini setara dengan 14 keping film DVD! Jika dibagi 720 jam maka akan diperoleh throughput rata-rata di atas 256kbps! Kebanyakan pencapaiannya memang tidak sebesar itu tergantung aktivitas masing-masing, tetapi dari pengakuan mereka cukup banyak mencapai angka sekitar 30 GB per bulan atau jika dihitung berarti masih memiliki throughput rata-rata di atas 100 kbps.

Ada sebuah iklan dari operator 3G GSM yang mengatakan: Akses internet hingga 2,6 Mbps lebih cepat dari ADSL. Mari kita analisis secara sederhana saja. Umumnya sebuah BTS terhubung ke MSC dengan koneksi E1 atau digital microwave yang memiliki kapasitas transfer data 2 Mbps. Hanya beberapa BTS saja yang memiliki koneksi high speed dengan fiber optik. Artinya orde speed Mbps itu bisa saja dicapai tapi syaratnya semua orang yang tercover di BTS itu harus mematikan handsetnya! Tentu berbeda jauh dengan yang terdapat di layanan ADSL di mana modem ADSL terhubung secara dedicated ke DSLAM dengan line speed yang relatif konstan, kemudian DSLAM terhubung ke BRAS melalui koneksi gigabit network. Dari sini kita sudah bisa menghitung mana yang lebih realistis. Atau mungkin sudah ada yang pernah mengetes koneksi ke situs internal mereka sendiri dan memperoleh throughput di atas 1 Mbps?

Jadi kalau ingin menguji kecepatan sesungguhnya dari layanan broadband, jangan melakukan pengetesan speed pada saat tertentu, di mana koneksi dapat mengalami kemungkinan naik turun, tapi catatlah jumlah usage yang bisa diperoleh dalam sebulan penuh. Dari situ lah kita akan melihat apakah suatu layanan broadband itu benar-benar broadband.



Saturday, April 21, 2007

Lelaki

Lelaki yang soleh adalah lelaki yang beriman
yang hatinya disaluti rasa takwa
yang jiwanya penuh penghayatan tentang islam
yang sentiasa haus dengan ilmu
yang sentiasa dahaga dengan pahala
yang solatnya adalah maruah dirinya
yang tak pernah takut berkata benar
yang tak pernah gentar melawan nafsu
yang sentiasa bersama-sama kumpulan yang berjuang d jalan ALLAH

Lelaki yang soleh adalah lelaki yang menjaga tutur katanya
yang tak bermegah dengan ilmu yang dimiliki
yang tak bermegah dengan harta dunia yang dicarinya
yang sentiasa berbuat kebajikan kerana sifatnya yang penyayang
yang mempunyai ramai kawan dan tidak mempunyai musuh yang bersifat jembalang

Lelaki yang soleh adalah lelaki yang menghormati ibunya
yang sentiasa berbakti kpd kedua orang tuanya dan keluarga
yang bakal menjaga kerukunan rumah tangganya
yang akan mendidik anak isterinya mendalami islam
yang mengamalkan hidup penuh kesederhanaan
kerana dunia baginya rumah sementara menuju akhirat yg abadi...


By Muhammad Mustaffa

Friday, April 20, 2007

Bidadari

Didalam surga itu ada bidadari - bidadari
yang baik - baik lagi cantik - cantik
Mereka nikmat Tuhan kamu yang manakah
yang kamu dustakan
Bidadari - bidadari yang jelita, putih bersih
dipingit dalam rumah
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah
yang kamu dustakan.

- Surat Ar-Rahman: 70-73 -

Tuhan telah menunjukan kebesarannya, seseorang biasa seperti gw menjadi mahluk yang diberikan sebuah kenikmatan cinta dan kasih yang cukup besar. Belum juga gw masuk surga, Tuhan telah begitu pemurah memperlihatkan seorang gadis manis yang baik. Bidadari yang cantik jelita. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Kadang kala kebaikan bisa menjadi sebuah kesenangan dalam diri ini, namun apabila kebaikan tersebut tidak di manfaatkan dan di syukuri dengan sebaik - baik nya maka akan menjadikan sebuah malapetaka kepada diri kita sendiri.

Bidadari gw pergi bos! Sepercik nikmat Tuhan telah terlewatkan dalam sebuah pergulatan panjang kehidupan gw. Ditinggal sang gadis dan juga bayang semu yang hanya menjadi bayang - bayang yang tidak bisa digapai.

Penyesalah sejadi - jadi nya, asli bos nyesel! Tapi nasi sudah menjadi bubur kalo kata aa gym tinggal tambahin ayam sama bumbu lainya udah jadi bubur ayam spesial. Terlepas dari terwujud nya keinginan gw untuk balikan lagi atau cari pacar baru tapi hidup harus terus berjalan. Ada kalanya untuk mendapatkan yang lebih baik dan maju melangkah menghadapi hari esok kita harus melupakan suatu hal yang lalu.

Tatkala gw tulis tulisan ini ada sebuah lirik yang pas untuk sebuah kisah klasik ini. Lirik by Badai - Tapi Bukan Aku


TAPI BUKAN AKU
by Badai

Jangan lagi kau sesali keputusanku,
Ku tak ingin kau semakin kan terluka
Tak ingin ku paksakan cinta ini,
Meski tiada sanggup untuk kau terim

Aku memang manusia paling berdosa,
Khianati rasa demi keinginan semu
Lebih baik jangan mencintai aku dan semua hatiku
Karena tak kan pernah kan kau temui, cinta sejati

Berakhirlah sudah semua kisah ini,
Dan jangan kau tangisi lagi
Sekalipun aku tak kan pernah mencoba kembali padamu
Sejuta kata maaf terasa kan percuma,
Sebab rasa ku telah mati untuk menyadarinya


Thursday, April 12, 2007

Mengenangmu

Kemarin hari rabu saat gw lagi pelajaran ekonomi tiba – tiba Dwinanto salah satu temen gw saat sd menelpon. Gw cukup kaget karma si Dwi ini jarang nelpon gw atau sekedar sms. Dengan cepat gw bergegas keluar kelas menerima telpon dari Dwi, usut punya usut ternyata Dwi bersama Arif mengajak gw untuk meminta doa restu pada guru – guru di sd gw dahulu. Secara gw minggu depan tepatnya tanggal 17 April 2007 akan mengikuti Ujian Nasional dimana selama 3 tahun belajar inilah saat nya diuji. Enggak lama mereka minta izin ke guru gw dengan berbagai alasan akhirnya gw diperbolekan pulang.

Akhirnya gw keluar sekolah dan mobil pun meluncur di jalur kiri jalan cempaka putih tengah dekat Studio 17. Lagi tengok kiri eh ternyata Imam Kadir sedang cabut pelajaran, dia dan temannya yang gak jelas itu lagi naek motor entah menuju kemana. Sungguh suatu hal bodoh mengingat ujian sudah dekat. Tapi begitulah dia memang seperti itu kesehariannya.

Tidak beberapa lama gw ingat bahwa gw kesekolah bawa motor sendiri, alangkah bodohnya gw meninggal kan motor gw di sekolah lantas gw pulang. Lalu gw bilang lagi ke Dwi bahwa motor gw ketinggalan, alhasi kita bertiga kembali kesekolah walaupun kita sudah setengah jalan ke tempat tujuan. Dengan cepat gw mengeluarkan motor dari sekolah, dan guru piket gw agak celingukan melihat gw balik lagi kesekolah. Seraya menyetater motor gw menyambangi Dwi dan bilang kedia kalau mampir dulu kerumah gw untuk markir motor dirumah.

Setelah sampai rumah kita bertiga Gw,Dwi dan Arif menuju Sd kita dahulu yang mana kita ini lulusan ke 22 tahun 2000/2001. Sesampainya di Sd kita jadi terkenang masa – masa saat masih bersekolah dulu, yang mana Arif dan Dwi adalah rival untuk mendapatkan si Prili. Namun akhirnya Dwi lah yg berhasil meminang si manis Prili dengan kado yang diberikanya yaitu Berbie Minang. Boneka itu yang beli si Aziz wawaw di Mall Kelapa Gading. Sungguh cinta monyet zaman Sd yang lucu – lucu.

Pemandangan di Sd sedikit berbeda, Arif bilang dulu waktu maen bola kelihatanya luas sekali lapangannya. Tapi sekarang jadi kecil dan sempit begini seraya dia bergaya menedang bola dilapangan sekolah. Tapi memang dari dulu kecil cuma kita aja yg dulu kecil juga jadi pas deh. Melihat ke UKS sudah berubah letaknya menjadi ruang KepSek TK Ibu Umi Istiqomah dan di samping ruang TU adalah ruang KepSek SD Ibu Pondong Suparmi.

Kami pun menuju ruang guru, ternyata ruangan tersebut telah dipakai untuk kegiatan belajar mengajar anak – anak didik Sd At-Taufiq Kelas 2. Mengingat dahulu saat kami masih bersekolah disana, ruangan itu adalah ruangan guru – guru. Gw pun seringa kali disetrap ataupun dimarahin sama guru – guru sd karena nilai gw yang jelek ataupun kelakuan gw yang suka gangguin adeknya Dhea si Vano, Dide dan si Misbah.

Di ruangan tersebut tampak Ibu Nani yang dahulu mengajar pelajaran IPA skarang mengajar Kelas 2 menggantikan ibu Parmi yang naik menjadi KepSek menggantikan Alm. Bpk. Musail. Kami berbincang – bincang panjang dan memohon doa dan dukungannya dalam menghadapi UN tanggal 17 nanti. Lalu Ibu Nani mengajak kami ke lantai 2 dimana ruang guru berada. Dahulu ruangan tersebut dipakai untuk pelajaran komputer, namun sekarang ruang komputernya pindah ke lantai 4 disamping ruang musik, ruang IPA, dan ruang Perpustakaan.

Kebetulan disana ada Ibu Ifah, Ibu Rum dan Bapak Muslim. Ibu Ifah ini adalah guru kelas 1 gw, waktu itu gw sering banget dimarahin sama dia lantaran jarang bawa buku pelajaran. Namun disamping galak beliau amat di segani dan memiliki kharisma yang tinggi. Lalu Bu Rum adalah guru olah raga kami. Ia melatih kami agar pandai ber olah raga terutama dalam bidang senam lantai dan kasti. Sungguh pengalaman yang menarik apabila saat olah raga dan bermain kasti. Lalu Pak Muslim yang tampak sibuk dengan assignment – assignment nya. Dia adalah guru agama kami namun skarang telah mengajar pelajaran IPA dan PKN.

Kebetulah hari itu Ibu Ifa ulang tahun maka kami bertiga disuguhi kue – kue dan berbagai macam cemilan. Kita berbincang – bincang kesana kemari mengingat masa – masa dulu Sd yang mana si Arif pernah jadi ketua barung dan Dwi yang sering menggebet – gebet cewe, dan kebiasaan ini berlangsung hingga sekarang. Lalu gw yang tentunya sering distrap bersama Fiyyan dan Biondi karena berlaku aneh dan iseng.

Akhirnya waktu sudah menunjukan pukul 13.00 kami pun memohon pamitan pada Bapak dan Ibu guru serta tidak lupa memohon doa pada mereka agar kami dapat lulus UN tahun ini dengan nilai yang memuaskan serta kami dapat melanjutkan ke perguruan tinggi yang kami inginkan, seperti Dwi yang ingin masuk Teknik Sipil ITB, Arif dengan Ekonomi UI nya serta gw juga Fisip Unhas.

Kami pun segera pulang kerumah masing – masing dan dengan perasaan optimis dapat menyelesaikan studi kami di SMA, serta mengenang masa kanak – kanak dahulu.

Sunday, April 1, 2007

Tuhan Sembilan Senti

Tuhan Sembilan Senti
Oleh Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi
perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang
yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang
merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na'im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang
yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi
merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang
merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula
merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang
bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan
bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan
nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun
asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung
merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor
perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil 'ek-'ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na'im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan
AC penuh itu.
Mamnu'ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii'atun bi mukayyafi al
hawwa'i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang
rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu 'alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar
perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan
kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia
mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu
lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di
negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan
diri,
tidak perlu ruku' dan sujud untuk taqarrub pada
tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala
ini.




Ya, Sajak diatas gw dapat dari seorang teman. Judulnya "Tuhan Sembilan Senti" karya dari Taufiq Ismail. Kalau dilihat di sekitar kita orang yang merokok tuh banyak banget. Mulai dari hansip,satpam,supir,pegawai,mentri,guru,dosen, bahkan dokter jantung sekalipun.

Dilihat dari sisi manapun menghisap Lucky Strike,Marlboro,L&M,Country ataupun macam A Mild,Djisamsoe,Djarum Super dan Surya Pro sungguh banyak merugikan bagi kesehatan diri kita maupun orang di sekitar kita (yang tidak ikut merokok). Namun dalam kenyataan nya orang - orang entah dengan tipu daya rokor, mereka jadi sangat tergila - gila untuk menghisap asap pembakaran dari tembakau yang nyatanya bikin mulut bau dan gigi item - item. Lucunya lagi, kawan pernah bilang "waduh mulut gw asem nih gak kena' Luckies (Lucky Strike)" Padahal bukanya karena merokok mulut malah jadi asem?

Ada benarnya juga kata Taufiq Ismail, Rokok telah jadi berhala - berhala kecil yang memperbudak kita saat ini. Bayang kan saja, seringa kali gw lihat disekitar orang - orang yang duit nya ngepas - ngepas memaksakan membeli sebungkus, kalau udah bapet banget (ga' ada duit) membeli sebatang rorok. Bahkan gw pernah liat nenek - nenek mungkin umurnya sekitar 65an atau 70 tahun, bukanya ngatain atau buka aib orang. Dia ini pengemis gitu, minta - minta uang setelah dapet uang mayan banyak gw liat nenek - nenek ini beli rokok di warung deket sekolah gw. "What the fuck are they doing!!" ini bukanya memaksa lho, sebaiknya kan nenek itu beli kue kek,cemilan kek,nasi atau teh, ini malah beli rokok. Kan jelas - jelas itu terlihat banget suatu pemujaan sama yang namanya rorok.

Dapat disimpulkan orang - orang udah banyak yang gak mikirin diri dan kesehatan hanya untuk membeli dan menghisap rokok. Oh iya, gw sempat membaca tulisan dari om gw. Isinya gini kalo ga salah "Saat anak SMU yg lain mulai mengisap rokok, saya mulai menjual rokok". Ini agak menyentuh tapi salut juga lho. Saat teman - teman nya doi pada nyoba buat ngerokok doi malah enggak tertarik buat ngerokok dan terbukti sampe sekarang udah kerja beliau enggak merokok. Salut deh sama om gw ini, sama sih kayak bokap gw gak suka ngeBass (ngerokok).

Oh iya kebetulan banyak sekali korban - korban yang berjatuhan karena rokok itu sendiri. Oleh karena itu mari kita berusaha menjauhkan diri dari berhala yang satu ini. Karna walaupun berhala zaman nabi kita dulu udah ga ada (kayaknya sih), tapi ini berhala sama seremnya dan bisa memperbudak kita terlebih merusak tubuh kita.

Tulisan gw ini gak bermaksud menggurui terlebih memvonis dan melarang - larang para perokok diluar sana. Gw cuma mencoba untuk berbagi dan tolong menolong dalam kebaikan saja, toh kalau ada yang gak suka juga gpp ini hanya sekedar tulisan di blog belaka.